Layanan Family Protect Hadirkan Akses Internet Aman Bagi Keluarga Bentuk Dukungan Telkomsel untuk Ekosistem Digital yang Positif

Family Protect Berita

Untuk mendukung pemanfaatan Internet yang positif, Telkomsel bekerjasama dengan Family Zone, perusahaan asal Australia yang bergerak dalam bidang keamanan internet (internet safety), menghadirkan layanan Family Protect. Berbasis aplikasi mobile, Family Protect memungkinkan orang tua untuk memonitor sekaligus mengontrol aktivitas di perangkat seluler anak, sehingga anak terlindung dari dampak kurang baik ketika berinternet seperti cyber-bullying, mengakses situs web terlarang, dan waktu pemakaian Internet yang berlebih.

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, Crispin Tristram mengatakan, “Sebagai penyedia layanan seluler di Indonesia, kami mendorong penggunaan Internet yang bermanfaat dan positif. Untuk meminimalisir penggunaan Internet yang memberikan dampak kurang baik pada anak, kami berusaha untuk memberikan solusi lewat layanan inovatif parental control Family Protect dengan fitur lengkap, yang dapat disesuaikan sesuai kebiasaan dan kebutuhan masing-masing keluarga.”

Crispin kemudian menambahkan bahwa layanan Family Protect juga melengkapi bukti komitmen Telkomsel dalam kampanye cyber wellness #internetBAIK Telkomsel dalam rangka menciptakan ekosistem digital yang konstruktif, yang sudah lama berjalan dalam bentuk sosialisasi dan edukasi penggunaan internet secara BAIK (Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif) yang ditujukan bagi segmen anak-anak, serta para orang tua dan guru di sekolah.

Layanan Family Protect memiliki fitur lengkap untuk memonitor dan mengontrol aktivitas internet di perangkat seluler yang dimiliki oleh anak, yaitu Safe Content yang berfungsi untuk mengeliminasi konten negatif ataupun konten dewasa, blokir situs, dan pembatasan pencarian dari situs Google, Bing dan YouTube berdasarkan kata kunci tertentu. Selain itu, terdapat fitur Manage Apps yang berguna untuk memblok pengunduhan dan mematikan fungsi pembelian aplikasi (apps purchase), serta Manage Screen Time untuk mengatur waktu aktivitas online anak dalam beberapa kondisi seperti waktu belajar, sekolah, dan istirahat. Sementara itu, fitur Device Feature Manager juga dapat dimanfaatkan orang tua untuk mengatur akses fitur di perangkat seluler anak, misalnya kamera, dan lain-lain.

Kolaborasi Telkomsel dan Family Zone untuk layanan ini juga memberikan pengalaman parental control yang berbeda dari layanan sejenis, seperti penggunaan aplikasi di perangkat orang tua dan anak yang terhubung melalui activation key, akses terhadap cyber expert untuk konsultasi terkait keamanan internet, peringatan atas akses situs terlarang atau pelanggaran lainnya, kontrol jarak jauh untuk mematikan layanan Internet anak, dasbor aktivitas browsing dan penggunaan aplikasi di perangkat anak, dan lain-lain.

Layanan ini memproteksi dan mengontrol akses Internet keluarga melalui aplikasi Family Protect yang terpasang di perangkat milik orang tua dan perangkat yang digunakan oleh anak. Seluruh pelanggan Telkomsel dapat menggunakan layanan parental control ini dengan mengakses *500*56# dengan pilihan tarif berlangganan sebesar Rp. 13.200 per bulan untuk dua perangkat terproteksi atau Rp. 8.800 per bulan untuk satu device terproteksi. Setelah memilih tarif berlangganan, pelanggan kemudian akan mendapatkan SMS yang berisi tautan untuk mengunduh aplikasi Family Protect di Google Playstore, beserta kode aktivasinya.

“Layanan Family Protect merupakan jawaban dari kekhawatiran para keluarga atas penggunaan Internet selama ini. Dengan meminimalisir aktivitas internet yang kurang bermanfaat, kami harap para orang tua dapat lebih tenang dan dapat memaksimalkan pemanfaatan Internet yang positif demi perkembangan anak”, tutup Crispin.

Telkomsel Perkenalkan Fitur Scan QR Code untuk Transaksi Non-tunai Layanan Tcash

Telkomsel Scan QR Code Berita

Dalam gelaran eksebisi tahunan BANDUNG ICT EXPO & ANJA 2017 yang digelar oleh sebagai peringatan hari jadi Telkom University Bandung dan juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel ke-72 tahun ini, Telkomsel kembali ambil bagian menjadi salah satu peserta pendukung acara yang secara konsisten terus menampilkan produk dan layanan terdepan dengan teknologi berbasis digital.

Selama gelaran yang dilaksanakan yang dilaksanakan mulai tanggal 27 sd 29 September 2017 ini, selain menjadi narasumber dalam beberapa sesi seminar yang diadakan oleh panitia, Telkomsel juga menggelar booth ekesibisi yang menampilkan sejumlah layanan terbaru berbasis teknologi digital terdepan. Salah satunya dengan memperkenalkan fitur transkasi terbaru layanan mobile financial service TCASH, yang kini dapat diakses menggunakan fitur teknologi scan (pemindai) QR Code. Fitur terbaru tersebut juga sengaja diperkenalkan guna menyesuaikan tema gelaran BANDUNG ICT EXPO & ANJA tahun ini, yaitu “Meningkatkan Konektivitas Ekonomi Melalui Teknologi Digital Untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa”.

Vice President Sales & Marketing Area Jabotabek Jabar Telkomsel Agus Mulyadi mengatakan “Telkomsel terus menghadirkan inovasi dalam penyediaan layanan telekomunikasi seluler, khususnya yang berbasis teknologi digital. Melalui keikutsertaan dalam gelaran BANDUNG ICT EXPO & ANJA 2017 ini, salah satu teknologi layanan terbaru yang diperkenalkan adalah fitur transaksi non-tunai menggunakan fitur scan QR Code yang akan menambah kemudahan pelanggan bertransaksi mengunakan layanan mobile financial service Telkomsel TCASH.”

Selama ini, dengan mengandalkan fitur transaksi yang sudah ada seperti dengan UMB *800#, penggunaan sticker Near Field Communication (NFC), serta aplikasi T-Wallet, layanan TCASH telah digunakan lebih dari 11 juta pelanggan setia Telkomsel. Dengan hadirnya fitur baru ini, scan QR Code terintegrasi dengan layanan aplikasi T-Wallet, sehingga diharapkan akan semakin menambah pilihan metode transaksi TCASH dan juga mendorong pemanfaatan smartphone oleh pelanggan secara lebih luas yang dapat memperkuat ekosistem gaya hidup digital yang lebih matang dengan dukungan jaringan berteknologi terdepan dari Telkomsel.

Agus lebih lanjut menambahkan, dengan fitur scan QR Code ini, kedepannya merchant yang sudah bekerja sama dengan Telkomsel menggunakan transaksi pembayaran TCASH akan dimudahkan dengan tidak harus menyediakan fasilitas perangkat EDC (Electronic Data Capture) yang biasanya harus digunakan untuk transaksi melalui sticker NFC TCASH. Merchant akan dibantu untuk pembuatan QR Code khusus dan cukup menyediakan display QR Code yang sudah terdaftar di Telkomsel untuk proses transaksi TCASH pelanggan.

Sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman menggunakan fitur terbaru tersebut, Telkomsel bekerja sama dengan sejumlah tenant bazaar produk BANDUNG ICT EXPO & ANJA 2017 dalam penyediaan fasilitas fitur scan QR Code untuk memudahkan transkasi pembelian produk menggunakan layanan TCASH oleh para pengunjung. Dalam sejumlah sesi, Telkomsel juga menggelar promo scan and rush TCASH, di mana pelanggan bisa menikmati promo harga khusus produk kuliner tertentu.

Selain memperkenalkan fitur scan QR Code transaksi TCASH, dalam gelaran BANDUNG ICT EXPO & ANJA 2017 ini Telkomsel juga menghadirkan sejumlah produk dan layanan berbasis digital lainnya, seperti layanan mobile games dengan menggelarka kompetisi aplikasi games online Mobile Legend, layanan vending machine MyGraPARI yang memberikan kemudahan pelanggan untuk secara mandiri melakukan proses ganti dan upgrade kartu SIM, serta layanan aplikasi mobile campus I-GRACIAS yang merupakan hasil kerja sama dengan Telkomsel dan Telkom University untuk memberikan kenyamanan seluruh civitas academy Telkom University dalam mengakses informasi mengenai nilai dan jadwal perkuliahan.

Guna menghadirkan pengalaman akses layanan broadband berteknologi terdepan 4G LTE secara maksimal, Telkomsel juga menghadirkan 2 unit COMRO (Compact Mobile BTS Roda) yang merupakan perangkat mobile BTS berukuran minimalis dan fleksibel yang cocok digunakan untuk penguatan kapasitas jaringan di lokasi ruangan indoor dan melibatkan banyak pengunjung, seperti di gelaran BANDUNG ICT EXPO & ANJA 2017 ini.

Peluncuran Grapari Virtual Telkomsel

Grapari Virtual Telkomsel

Jakarta – Untuk memberikan pengalaman mobile digital lifestyle terbaik kepada para penggunanya, Telkomsel meluncurkan GraPARI Virtual yang siap untuk menjawab berbagai permintaan informasi seputar produk dan layanan Telkomsel dari pelanggan kapan pun dan di mana pun. Layanan mandiri (self-service) yang dikembangkan bersama Accenture ini dapat diakses oleh pelanggan melalui berbagai social chat platform, yakni LINE, Facebook Messenger, dan Telegram.

GraPARI Virtual Telkomsel adalah solusi pelayanan pelanggan di kanal digital yang menggabungkan sisi artificial intelligence, customer analytics, dan interaksi manusia untuk menghasilkan sebuah layanan self-service yang memberikan pengalaman pelanggan lebih baik, cepat, dan tepat. Asisten virtual bernama “Veronika” yang hadir 7 x 24 jam dalam layanan ini mempermudah pelanggan untuk berinteraksi secara langsung melalui social chat platform.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, “Kami terus melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan layanan di ranah digital untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dalam berinteraksi dengan kami. Dengan adanya GraPARI Virtual Telkomsel, kami berharap permintaan informasi seputar produk dan layanan Telkomsel dapat direspon dengan lebih cepat dan tepat.”

Dalam melayani pelanggan, GraPARI Virtual Telkomsel dapat menjawab berbagai permintaan informasi dari pelanggan, di antaranya informasi mengenai lokasi GraPARI terdekat, cara upgrade 4G, informasi paket aktif dan berlangganan, informasi tagihan, infomasi PIN T-Care, dan juga informasi PUK. Di sisi lain, GraPARI Virtual juga memungkinkan pelanggan untuk memperoleh solusi layanan, seperti berlangganan paket, pembelian pulsa, membayar tagihan, serta melakukan redeem POIN.

“Saat ini pelanggan memiliki mobilitas yang tinggi dan gaya hidup digital mendorong kami untuk memberikan solusi yang cepat dan tepat terhadap kebutuhan layanan yang mereka gunakan. Hadirnya GraPARI Virtual ke genggaman pelanggan layaknya memberikan mereka akses 24 jam untuk mengunjungi GraPARI Telkomsel,” jelas Ririek.

Dalam beberapa tahun terakhir, kanal digital merupakan pilihan utama pelanggan untuk berinteraksi mengenai produk dan layanan Telkomsel. Saat ini sekitar dua pertiga dari seluruh interaksi pelanggan dengan Telkomsel ada di kanal digital.

Hadirnya GraPARI Virtual Telkomsel ini memperkaya berbagai alternatif Customer Touch Point (CTP) digital Telkomsel yang selama ini secara responsif melayani berbagai permintaan informasi dari pelanggan, di antaranya meliputi akun Twitter @telkomsel, Facebook @Telkomsel, Telkomsel Chat, Aplikasi MyTelkomsel, dan Web MyTelkomsel.