Aplikasi Paprika Perkenalkan Cara Mudah Raih Reward Point di Restoran Favorit

Jakarta –  Program loyalty dan reward point bertujuan untuk memberikan fasilitas dan keuntungan bagi para pemegang kartunya. Masalahnya, kebanyakan orang tidak selalu membawa kartu-kartu tersebut setiap saat. Belum lagi pengisian formulir registrasi yang harus dilakukan setiap kali mendaftar di tempat yang berbeda.

Hal ini menyebabkan tingkat penggunaan dan kepuasan pelanggan menjadi relatif rendah. Paprika menghadirkan aplikasi yang mempermudah para konsumen untuk memiliki dan menikmati semua program loyalty dan reward di restoran, kafe, dan lain-lain tanpa harus memiliki kartu fisik sama sekali.

Paprika menggunakan sistem point yang sangat sederhana, yakni 1 Point sama dengan 1 Rupiah (1 point – Rp 1). Jumlah point yang telah dikumpulkan dapat digunakan sebagai alat pembayaran layaknya uang. Tujuannya adalah agar pengguna tidak repot mencari tahu kegunaan jumlah point yang mereka miliki.  

Konsep yang sederhana ini sangat digemari oleh pengguna aktif paprika yang saat ini berjumlahkan 30.000 orang dengan tingkat penggunaan sebanyak lebih dari 200.000 transaksi.

Medan merupakan kota asal kelahiran Paprika dan saat ini layanan aplikasi Paprika sudah dapat digunakan di Jakarta walaupun jumlah tempat yang terdaftar masih tergolong sedikit. Fokus utama Paprika kedepan adalah memperbanyak jumlah tempat di Jakarta sehingga pengguna dapat menikmati keuntungan lebih secara mudah.

Rencananya paprika akan menyediakan layanan mereka di kota-kota besar lainnya di Indonesia pada tahun mendatang. Aplikasi Paprika tersedia di Play Store dan App Store. Download dan mulai nikmati keuntungan reward point tanpa repot.

Paprika merupakan salah satu startup yang masuk dalam dalam program akselerasi dari GnB Accelerator Batch Kedua. Program GnB Accelerator sendiri merupakan program akselerasi kerja sama antara Fenox VC dan Infocom Corporation. Program yang berjalan selama tiga bulan ini menawarkan mentorship (bimbingan), support (dukungan), training (pelatihan), dan funding (pendanaan).

Tarkam Apps, Aplikasi Wajib Para Pecinta Futsal dan Sepak Bola

 

Tarkam Apps merupakan aplikasi berbasis olahraga yang dapat mempertemukan tim yang sedang mencari lawan untuk sparing dengan tim lain yang juga memiliki kebutuhan yang sama. Aplikasi ini bermula dari hobi Evan Sebastian – Founder dan CEO Tarkam Apps – di bidang futsal. Pada saat itu, Evan yang sedang bekerja di perusahaan digital berfikir untuk menggabungkan dunia digital, dunia profesionalnya, dengan dunia futsal yang menjadi hobinya.

“Tujuan awal aplikasi ini dibentuk adalah saya ingin Tarkam Apps ini menjadi wadah bagi para pemain amatir untuk lebih mengembangkan skill mereka,” ujar Evan ketika ditanya tujuannya membuat Tarkam Apps. Ia menambahkan, “tujuan jangka panjangnya, saya ingin lebih berkontribusi di dunia yang menjadi hobi saya sedari dulu, yaitu futsal dan sepak bola.”

Saat ini, Tarkam Apps bisa diakses baik oleh user perseorangan atau user secara tim. Sebuah tim dapat mendaftarkan siapa saja pemainnya yang telah terdaftar sebagai user Tarkam Apps. Kemudian tim ini dapat mencari lawan main secara online di aplikasi ini atau mereka dapat mempublish jadwal latihan mereka, sehingga dapat disambangi oleh tim lain yang ingin mencari lawan main. Hal ini dapat menjadi penghubung antartim futsal atau sepak bola. Sehingga mereka bisa bertemu dengan pemain-pemain lain di luar daerah mereka.

Setelah menyentuh angka 500 unduhan, Tarkam Apps terus mengembangkan fitur di dalamnya. Fitur yang akan dikembangkan, yaitu setiap user akan memiliki reputasi yang dinilai melalui aplikasi oleh user lainnya. Sehingga kedepannya, Tarkam Apps mampu menjadi penyedia akses bagi tim profesional yang ingin mencari pemain baru berbakat dengan melihat dari reputasinya. Setelah Google Play, Tarkam Apps juga akan merambah ke Apple Store agar dapat digunakan oleh pengguna iOS.

Aplikasi Goers: Discover the Undiscoverable dengan Fitur Baru #Yukpergi Button

Jakarta, 20 Februari 2017 – Goers, daily going out app, sebuah aplikasi yang memudahkan semua orang untuk mendapatkan informasi mengenai event, aktivitas, dan venue yang sedang tren di Jakarta dan Bandung, melakukan sebuah terobosan dengan mengeluarkan fitur baru, yakni #yukpergi button.

Mengusung tema campaign ‘Discover the Undiscoverable’ di tahun 2017, fitur baru ini diharapkan dapat memberikan pengalaman tak terlupakan untuk para pengguna aplikasi Goers atau siapa pun yang ingin melakukan aktivitas-aktivitas baru dan mendatangi tempat-tempat baru.

“Kami ingin mengejutkan para pengguna melalui fitur #yukpergi button. Dengan fitur ini, pengguna akan mendapatkan rekomendasi event dan aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Misal, ingin pergi menonton konser musik dengan pacar tapi tidak tahu mau ke mana. Dengan menggunakan fitur #yukpergi button, algoritma aplikasi Goers akan membantu memberikan rekomendasi event yang sesuai dalam hitungan detik,” kata CEO Goers, Sammy Ramadhan.

Fitur #yukpergi button sendiri sangat mudah untuk digunakan. Pengguna hanya perlu memilih kategori aktivitas atau event apa yang mereka ingin lakukan atau datangi, kemudian dengan siapa mereka akan pergi, misal dengan keluarga, teman-teman, pacar, atau sendiri. Setelah itu akan muncul rekomendasi event atau aktivitas yang sesuai dengan pilihan tersebut.

Lihat cara menggunakan fitur #yukpergi button di sini: https://www.youtube.com/watch?v=JfcNRcFNgNc

Fitur Places dan Send Ticket

Jika sebelumnya aplikasi Goers sangat menonjolkan berbagai macam pilihan informasi event dan aktivitas, di versi terbarunya, versi 2.4, aplikasi Goers juga menyediakan fitur Places. Dalam fitur Places, terdapat berbagai macam informasi mengenai tempat-tempat yang keren dan asyik untuk dikunjungi. Fitur Places sendiri terbagi dalam beberapa kategori, yakni kategori tempat yang sedang tren di minggu ini, party goers, shopaholic, essential coffee shops, hottest rooftop spots, instagrammable places, dan city attractions.

“Sejalan dengan misi Kementerian Pariwisata, kami juga ingin menjadi salah satu roda penggerak industri pariwisata Indonesia dengan mempromosikan berbagai spot-spot wisata, atau city attractions, yang ada di berbagai daerah destinasi wisata,” ujar Sammy.

Sebelumnya aplikasi Goers juga telah meluncurkan fitur Send Ticket. Dengan fitur Send Ticket, pengguna aplikasi Goers bisa mengirimkan tiket yang sudah dibeli kepada orang lain, pengguna maupun non-pengguna aplikasi Goers.

“Kami tidak akan berhenti berinovasi untuk terus dapat memberikan kemudahan kepada semua orang dalam mencari informasi mengenai event, aktivitas, maupun venue yang sedang tren. Kami ingin semua orang dapat menikmati setiap momen hidup mereka dengan mendatangi event dan melakukan aktivitas yang mereka sukai,” tutup Sammy.

Seluruh fitur baru ini bisa didapatkan dengan mengunduh atau memperbarui aplikasi Goers ke versi terbaru, versi 2.4. Versi ini juga memberikan wajah baru pada tampilan aplikasi Goers agar lebih simpel dan lebih mudah untuk digunakan.

Goers telah bekerja sama dengan ratusan partner di Jakarta dan Bandung, serta menyediakan ribuan informasi event setiap bulannya. Kategori event yang tersedia di aplikasi juga sangat beragam, dari event konser musik, pameran seni, event keluarga, festival kuliner, event belanja, event olahraga, hingga hiburan malam.

Sekarang kamu tidak perlu takut lagi ketinggalan event-event seru berskala nasional maupun internasional karena Goers dapat diakses kapan pun dan di mana pun.

Mau tahu lebih banyak tentang aplikasi Goers? Yuk lihat video-nya di sini: https://www.youtube.com/watch?v=rmH8eOtcCYU

PETO, Semua Urusan Hewan Satu Aplikasi

Berdasarkan beberapa penelitian dari Harvard Medical School, National Center for Health Research, dan situs seattletimes.com, memelihara hewan memiliki berbagai dampak positif mulai dari fisik, finansial, sampai psikologis bagi sang pemilik. Dengan slogan “Semua Urusan Hewan, Satu Aplikasi”, PETO International (PT PETO) telah hadir membuat aktivitas memelihara hewan menjadi lebih seru, semakin mudah dan bermanfaat bagi siapa saja di belahan mana pun di dunia.

Fitur-fitur aplikasi PETO antara lain, PETOdate untuk mencari pasangan kawin bagi hewan peliharaan kita, Find Owners Around You, Chat dengan pet owners, Hump Game, Rescue berupa layanan adopsi, dan donasi di bawah naungan Yayasan PETO Peduli Hewan Indonesia, Shop, dan Services. Untuk fitur yang sudah ada saat ini adalah PETO VETS, di mana kita bisa:

  • mencari vets disekitar kita sesuai dengan keyword
  • dan mengetahui layanan apa saja yg mereka sediakan (grooming, neutered, vaksin dll)
  • ada 24/7 VETS hotline utk layanan konsultasi emergency hewan dengan vet yg berafiliasi dengan PETO

PETO lahir dari ide sang pendiri Ditya Nandiwardhana yang sejak kecil memang senang memiliki hewan peliharaan dari kelinci, kucing, anjing sampai piranha. Terbentuknya PETO bermula di pertengahan tahun 2015 ketika Ditya Nandiwardhana, pengusaha muda properti dan profesional di bidang telekomunikasi, sedang melanjutkan studi pascasarjananya di University of Queensland di Australia. Ia mendapati kucing kesayangannya meninggal dunia karena kerap tidak dapat menemukan pasangan untuk kawin.

Berdasarkan pengalaman pahitnya tersebut, ia menghubungi rekannya ketika S1 di ITB dulu, Elmo D. Alfared, yang pada saat itu baru saja menyelesaikan studi pascasarjananya di Malaysia dan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) Amerika Serikat untuk bersama-sama mendirikan PETO International (PT PETO) yang bergerak di bidang hewan dan teknologi.

Tujuan mereka adalah membuat solusi berbasis teknologi agar semua pemilik hewan di seluruh dunia tidak perlu kesulitan lagi dalam mengurus hewan-hewan kesayangannya dan bisa membuat “PETO Sanctuary/ pet haven, di mana semua binatang terlantar ada tempat berlindungnya”.

PETO Sanctuary ini nantinya akan menjadi tempat all-in one mulai dari shelter yang bersifat terbuka, dokter hewan, pet salon, cafe dan juga kantor dari PT PETO sendiri. PETO berharap ada philantropists baik dari dalam maupun luar negri yang mau men-support mimpi PETO untuk membuat dunia ini lebih baik bagi hewan-hewan yang terlantar.

PETO dalam waktu dekat sedang melakukan development Hi-tech pet wearebles gadgets seperti: Pet tracker, Pet feeder, dan gadget-gadget rahasia lainnya. Dengan hadirnya aplikasi PETO ini, flagship product dari PETO International sekarang sudah bisa dinikmati oleh kita semua. Ke depannya PETO akan Go International dimulai dari Philippines, Malaysia, Singapore, Jepang dan negara-negara ASEAN + Asia Pacific lainnya.

Dalam pelaksanaan bisnisnya, PETO membuka kerja sama dengan semua penyedia produk dan jasa, seperti toko hewan, groomers keliling perorangan, sampai supplier keperluan hewan. Respon masyarakat sejak beta version aplikasi ini soft launched di pertengahan bulan Mei 2016 sangat positif.

PETO berhasil mengubah konsep bisnis dan jasa terkait hewan peliharaan menjadi sebuah aplikasi yang mempertemukan pemilik binatang peliharaan dengan sesamanya dan para penyedia jasa & produk terkait binatang peliharaan dalam satu media aplikasi online. Aplikasi PETO bisa didapatkan secara gratis di Google Play Store untuk device Android dan di Apple App Store untuk device iOS dengan keyword “PETO”.

 

 

Bukalapak Luncurkan Forum Diskusi ‘BukaTalks’ untuk Anak Muda Indonesia

Bukalapak

Memasuki tahun 2017, Bukalapak meluncurkan inisiatif terbarunya ‘BukaTalks’. Inisiatif ini bertujuan untuk memfasilitasi anak muda Indonesia untuk meningkatkan kapasitas diri melalui sharing informasi berbentuk seminar dan forum diskusi.

Lewat kegiatan ini, Bukalapak berharap untuk menghidupkan kreatifitas dan kebutuhan informasi di dunia yang serba digital dan kreatif. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan akan diadakan rutin setiap bulannya di kantor Bukalapak dengan menampilkan narasumber-narasumber yang menarik dan berkualitas.

“Kami ingin berbagi apa yang telah kita pelajari dan alami dari awal terbentuknya Bukalapak, baik dari kesalahan dan keberhasilan kami. Semoga inisiatif ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan SDM di industri kreatif & digital secara umum.” kata Bayu Syerli, VP of Marketing Bukalapak.

“Menemukan keseimbangan yang tepat untuk mengomunikasikan brand Bukalapak menyadarkan kami pentingnya berbagi ke masyarakat untuk membantu membangun ekosistem e-commerce Indonesia serta perekonomian secara keseluruhan. Meskipun Bukalapak dikenal dengan iklan-iklannya yang lucu di TV dan online, kita harus terus berinovasi agar masyarakat tidak hanya terhibur tapi juga semakin cerdas,” tambahnya.

Dalam acaranya yang pertama, BukaTalks mengangkat tema Real-Time Operational Insight with Automated Monitoring, Altering and Logging dengan narasumber Dian Syahfitra, Software Architect Bukalapak. Menargetkan developer Indonesia sebagai peserta, Dian Syahfitra berbagi informasi mengenai isu operasional di large scale production system Bukalapak dan bagaimana peristiwa-peristiwa tersebut dapat terdeteksi dengan cepat dan otomatis.

Untuk pertama kalinya juga, acara BukaTalks akan disiarkan oleh Bukalapak secara langsung di semua platform media sosial agar semua yang belum dapat hadir di acara ini dapat menyaksikannya dan terinspirasi oleh topik-topik menarik dari narasumber-narasumber dari berbagai industri yang dipaparkan.

Bukalapak berharap dengan adanya acara BukaTalks ini, para kaum muda Indonesia dapat diberi inspirasi dan pencerahan oleh berbagai topik dan isu-isu yang ada dari industri-industri yang berbeda.

“Kami berharap inisiatif BukaTalks ini akan berguna bagi kaum muda Indonesia untuk semakin mengembangkan potensi dirinya dari berbagai bidang. Kami berencana untuk mengusung tema yang berbeda setiap bulannya sehingga anak muda Indonesia bisa terinspirasi dan semakin pintar serta dapat menularkan ilmunya ke masyarakat luas,” tutup Achmad Zaky, Founder dan CEO Bukalapak.

Aplikasi Muncak Hadir untuk Merencanakan Pendakian dengan Mudah

Muncak-PR

Muncak menghadirkan aplikasi Android untuk merencanakan pendakian dengan mudah. Dalam fitur Hiking Plan, Kamu bisa memberitahukan rencana dan mengajak teman-temanmu untuk. Dengan begitu, mereka dapat bergabung untuk mendaki bersama. Fitur Hiking Plan akan membantu kamu yang hobi mendaki gunung bersama temanmu maupun berkenalan dengan teman baru.

Muncak adalah startup dari Innovative Academy, yaitu program inkubasi bagi mahasiswa dan alumni UGM untuk membangun startup dengan mengangkat permasalahan sosial. Kami dari tim Muncak memahami bahwa sejak tahun 2013 mengalami peningkatan aktivitas pendakian gunung hingga saat ini. Mayoritas pendaki pemula belum cukup paham dengan ilmu pendakian. Padahal pendaki perlu merencanakan persiapan dengan matang karena mendaki gunung bisa berakibat pada keselamatan jiwa seseorang.Muncak-pr 3Pengalaman setiap orang berbeda-beda saat mendaki. Pengalaman tersebut bisa dijadikan ilmu bagi orang lain dan bisa dijadikan pelajaran saat mendaki gunung bersama. Maka dari itu, kami berupaya untuk menghubungkan sesama partner pendakian agar saling mambantu dan berbagi ilmu.

Sebelumnya, Muncak telah diperkenalkan dalam versi Alpha pada bulan November 2016, dan kini telah hadir Muncak versi Beta yang dilengkapi dengan kemudahan untuk berbagi rencana pendakian. Pendaki akan mendapatkan update terbaru berbagai aktivitas yang ada dalam aplikasi.

Selain itu, terdapat fitur profil membantu pendaki saling mengenal satu sama lain. Aktivitas chat memberimu kesempatan untuk berbincang dengan teman. Kami ingin mempersembahkan aplikasi terbaik untuk mendukung aktivitas pendakian agar pendaki bisa memperoleh pengalaman pendakian yang aman dan menyenangkan.