13 Startup Unjuk Gigi di Demo Day Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital telah merampungkan tahap inkubasi perdana di tiga kota, Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta. Sebelum sampai di tahap inkubasi, para peserta telah melewati fase ignition, networking, workshop, hackathon, bootcamp, hingga inkubasi. Sejak awal Januari hingga April 2017, para startup menjalani proses di tahapan inkubasi untuk menyempurnakan produk sebelum diluncurkan ke publik.

Sebanyak 33 startup dengan ide menarik lahir dari tiga kota tersebut. Di Jakarta, lahir 13 startup yang memberi solusi di bidang pendidikan, jasa, olahraga, dan budaya. Adapun di Surabaya lahir ide unik di mulai dari pengelolaan acara, peternakan, jasa, hingga situs perjodohan. Sementara di Yogyakarta tercipta 10 startup yang bergerak di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, periklanan, lingkungan, dan karier.

“Indonesia memiliki banyak permasalahan yang memerlukan solusi pemecahannya. Jika dipadukan dengan kekuatan teknologi digital, ini adalah modal besar untuk menghasilkan solusi inovasi dan kreativitas yang begitu unik. Sudah saatnya anak muda beraksi dan memanfaatkan kesempatan secerdas mungkin guna menciptakan beragam solusi kreatif berpotensi ekonomi melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi. Kami mengajak anak muda Indonesia untuk terus bergerak dan turut serta menentukan arah bangsa di era ekonomi digital dan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital selalu siap sedia menjadi motor penggeraknya,” jelas Yansen Kamto, Chief Excecutive KIBAR dan penggagas Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

Ajang unjuk gigi pun dimulai dalam Demo Day pertama yang berlangsung pada Rabu, 26 April 2016, di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Sebanyak 13 startup terpilih mengenalkan produk-produk kreatif dan inovatif kepada pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, para mentor, media, komunitas, akademisi, LSM, serta para calon investor.

Acara yang dihadiri oleh Rudiantara, menteri Komunikasi dan Informatika RI ini diharapkan dapat mempersiapkan para startup founder agar mampu menghadapi tantangan  di dunia digital. Selain itu, ini menjadi kesempatan para startup untuk mempresentasikan hasil selama mengikuti rangkaian tahapan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

Para startup diberi waktu 3 menit untuk pitching, mempresentasikan ide kreatif dan mendapat masukan dari panelis. Pitching juga mengutarakan masalah utama sebagai latar belakang, bussiness model, dan solusi. Sebagian besar startup rata-rata mengambil keuntungan 5%-15% untuk setiap order/jasa yang telah diselesaikan. Berikut profil 13 startup terpilih dari Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.

Jakarta

Ajarin. Layanan aplikasi mobile untuk membantu orang tua dalam menemukan tutor yang tepat, mengembangkan, dan menyalurkan bakat anak usia 4-15 tahun.

Panggilin. Marketplace jasa on demand (C2C) yang mempertemukan antara pengguna dan penyedia jasa di sekitar lokasi pengguna (location based).

Goodjob. Sebuah platform yang membantu corporate melakukan maintenance dan perbaikan barang rusak dengan kepastian harga dan kualitas ahli perbaikan yang terjamin. Harga akan diinformasikan di awal sebelum memesan jasa,

RooCare. Aplikasi monitoring kesehatan anak di bawah usia enam tahun yang diciptakan untuk orang tua agar dapat memantau tumbuh kembang anak. Di dalamnya pun disertai artikel seputar kesehatan anak.

Xparring. Layanan khusus bagi pecinta olahraga bulutangkis untuk mencari lawan tanding di lokasi yang terdekat. Xparring pun bisa digunakan untuk booking lapangan bulutangkis secara online.

Surabaya

Agendakota. Platform event yang mempertemukan penyelenggara event dengan peminat event dalam satu wadah yang dapat memudahkan berbagi informasi seputar event.

Karapan. Online community dan partnership platform yang membantu peternak sapi rakyat dalam pengelolaan manajemen peternakan, pemasaran sapi dan daging, serta pemodalan peternakan.

Jahitin. Platform penyedia jasa jahit khusus kebaya, dress, dan batik dengan transaksi yang mudah dan efisien. Jahitin pun menggandeng para penjahit lokal dengan kemampuan terbaik.

Qtaaruf. Sebuah platform yang membantu para muslimin dan muslimah di Indonesia untuk menemukan jodoh melalui proses taaruf sesuai dengan syariat Islam. Proses perkenalan pun didampingi ustaz sebagai penasihat.

Yogyakarta

Sweep. Aplikasi last-minute-deals sebagai wadah promo instan bagi pemilik F&B Bussiness dengan calon pembeli sehingga kemungkinan produk terjual lebih banyak, tidak terbuang, dan memberi keuntungan diskon pada customer.

Kooliah. Aplikasi yang membantu calon mahasiswa mengetahui mata kuliah sebelum memutuskan jurusan yang akan dipilih. Pengguna juga berpeluang mendapat bimbingan secara online dan beasiswa.

Adsiconic. Platform interaktif dalam periklanan kendaraan dengan memanfaatkan teknologi QR Code dan tracking  untuk mendapat kampanye iklan yang lebih efektif.

FatAway. Aplikasi mobile yang membantu mengatasi permasalahan kelebihan berat badan dengan menghitung kalori makanan, menawarkan meal plan, dan mencatat perkembangan diet yang dilakukan.

 

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital: Tak Harus Berlatar Belakang IT, Dokter Juga Bisa Buat Startup Digital

Banyak yang menganggap jika seseorang yang membuat startup digital harus memiliki latar belakang keahlian di bidang IT. Pemikiran ini tentu salah besar. Karena kenyataannya, banyak startup terbaik muncul dari ide yang tidak dilatarbelakangi oleh pendidikan IT.

Salah satu buktinya terjadi dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Jakarta. Salah satu peserta yang merupakan seorang dokter bernama Bagas Adhimurda Marsudi memutuskan mengikuti gerakan yang diiniasi oleh KIBAR ini untuk membuat startup di bidang kesehatan.

Bagas yang merupakan seorang Hustler menginisiasi startup digital bernama Roo!, sebuah platform yang membantu orangtua untuk memantau tumbuh kembang anak serta mengetahui kapan dan berapa kali imunisasi yang harus diberikan kepada anak melalui data yang tersedia. Ide mengenai startup ini berangkat dari pengalaman pribadi Bagas saat menangani pasien.

“Saat saya praktik, banyak pasien yang saya tangani adalah anak-anak. Sering kali yang menjadi permasalahan adalah orangtua yang kurang memiliki sumber informasi kredibel mengenai masalah kesehatan anak. Para orangtua sudah berusaha mencari informasi melalui internet, namun hasilnya justru menimbulkan ketakutan karena informasi yang didapat cenderung melebih-lebihkan,” papar Bagas.

Dalam platform-nya, Roo! menyediakan artikel informasi mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak yang langsung didapatkan dari dokter-dokter terpercaya. Selain itu Roo! juga menyediakan fitur untuk membantu orangtua dalam memantau kondisi kesehatan dan perkembangan anak.

“Kami paham bahwa orangtua juga ingin dapat mengurus anak mereka sendiri, selain itu dokter spesialis anak di Indonesia belum begitu banyak jumlahnya. Nah, di dalam Roo! itu ada artikel yang dikategorikan sesuai dengan kebutuhan orangtua dan juga tools buat mereka memantau tumbuh kembang anaknya, jadi orangtua tahu apa yang harus dilakukan dan diperhatikan dari sang anak,” jelas Bagas lebih lanjut.

Roo! yang saat ini sedang fokus dalam pengembangan pemasarannya, diakui Bagas sudah lebih dulu dikembangkan sebelum ia mendaftar ke Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Jakarta tahun 2016. Keinginan untuk serius mengembangkan Roo! agar dapat digunakan oleh masyarakat luas menjadi motivasinya untuk ikut gerakan ini.

Bagas juga mengatakan jika siapapun dapat membuat startup meski bukan dari bidang IT. Yang terpenting dalam membuat startup adalah masalah yang ingin dipecahkan serta kemampuan dalam mencari rekan yang memiliki visi yang sama.

“Awalnya Roo! isinya hanya saya bersama tiga orang teman kuliah yang dokter juga. Jadi kami latar belakangnya sama semua, dari bidang medis, tidak ada yang mengerti tentang startup digital dan sejenisnya. Maka dari itu dengan ikut Gerakan Nasional 1000 Startup Digital diharapkan Roo! dapat semakin berkembang dan membantu banyak orang,” ungkap Bagas.

Konsistensi dan dedikasi selama mengikuti Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di Jakarta berbuah manis. Roo! bersama dua startup lainnya berhasil menjadi salah satu tim yang lolos hingga ke tahap Inkubasi. “Sebenarnya banyak startup lain di luar sana yang memiliki potensi besar namun belum diketahui. Semoga Roo! bersama startup Indonesia lainnya bisa semakin berkembang dan menjadi manfaat bagi masyarakat Indonesia,” tutup Bagas.

Lulusan Universitas Gadjah Mada ini mengajak anak muda Jakarta lainnya untuk turut membangun startup guna memecahkan permasalahan di sekitar. Saat ini Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di Jakarta sudah memasuki edisi kedua yang akan dihelat di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Jalan Medan Merdeka Barat No. 9, Sabtu (22/4).

Tahapan pertama yang akan dilalui adalah Ignition yang merupakan seminar yang bertujuan membentuk pola pikir untuk menyelesaikan masalah melalui teknologi digital. Segera daftar di reg.1000 startupdigital.id untuk menjadi salah satu aktor perubahan untuk Indonesia!

Printerous Moments, Aplikasi Cetak Foto Praktis Langsung dari Smartphone

Ada banyak alasan mengapa setiap momen penting harus diabadikan baik dengan kamera konvensional maupun smartphone. Momen penting tentunya tak ingin terlewat begitu saja, seperti liburan, acara keluarga, hang out bersama sahabat, sampai outing kantor. Namun, tak banyak orang yang mencetaknya dan akhirnya hanya tersimpan begitu saja. Ada yang menganggap penyimpanan digital lebih praktis, tapi banyak juga yang tidak ada waktu untuk mencetak foto.

Solusi tersebut kini bisa ditemukan lewat aplikasi Printeroust Moments yang menawarkan solusi cetak foto praktis di mana saja dan kapan saja. CEO Printerous, Kevin Osmond menuturkan, “Awalnya Printerous Moments kami buat dengan basis website, respons masyarakat sangatlah positif hingga kami putuskan untuk mengembangkannya menjadi sebuah aplikasi. Zaman sekarang orang sering sekali foto dengan menggunakan smartphone. Kini dengan aplikasi Printerous Moments, semua orang bisa langsung mencetak momen indahnya melalui smartphone mereka.”

Menariknya, foto yang dicetak melalui Printerous Moment bisa dicetak dalam berbagai produk cetak yang diinginkan. Mulai dari photo book, photo prints, kanvas, framed art, magnet kulkas, casing handphone, bantal sofa, hingga tas tote. Kevin menuturkan, setelah aplikasi Printerous Moment diunduh di Google Play Store dan Apple App Store, pengguna bisa langsung memilih foto dari galeri smartphone, Facebook, dan Instagram.

 

“Setelah memilih foto, pengguna bisa memanfaatkan fitu Photo Editor untuk mengedit foto seperti cropping, menggunakan filter, atau memperbagus foto dengan efek-efek lainnya. Final review dilakukan manual untuk mengecek kualitas resolusinya. Jika resolusi di bawah standar pengguna akan mendapat notifikasi untuk mencegah hasil cetak yang tak sesuai keinginan,” tambah Kevin.

Setelah selesai memilih dan mengedit foto kemudian klik order untuk melakukan pembayaran. Printerous Moment sendiri memberlakukan dua metode pembayaran, yakni melalui transfer bank dan kartu kredit. Setelah langkah tersebut selesai maka Printerous Moment akan memproses dan mencetak order kemudian mengirimkannya langsung ke alamat pengguna.

Dari sisi harga, Printerous Moment menawarkan harga yang cukup variatif sesuai dengan produknya mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Jika hasil cetak yang diterima rusak atau cacat, ada garansi dalam wakru maksimal 7 hari setelah menerima produk. Kevin optimis aplikasi ini akan memenuhi kebutuhan solusi cetak yang praktis, mudah, dan cepat untuk masyarakat Indonesia.

Selain di Indonesia, aplikasi Printerous Moment pun sudah bisa digunakan di Singapura. Ke depannya aplikasi ini ditargetkan menjangkau lebih banyak pengguna, ada pengembangan produk, dan bisa digunakan untuk wilayah Asia Tenggara. Printerous sendiri berdiri sejak tahun 2012 dan memiliki 3 lini bisnis, yaitu Printerous Moments, Printerous Business, dan Arterous.

Cari Tahu Pekerjaan Yang Sesuai Kepribadianmu Melalui Aplikasi JobSmart

Setiap orang pastinya ingin mendapatkan pekerjaan impian atau pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kepribadian. Apabila kita bekerja di bidang yang sesuai dengan minat dan tipe kepribadian, pada umumnya seseorang akan lebih sukses dalam menjalani karir. Hal ini bisa terjadi karena orang jadi lebih bahagia dan mencintai apa yang dilakukannya, sehingga bisa bekerja lebih giat.

Dalam mencari pekerjaan, seringkali kita dihadapkan kebingungan untuk mengetahui pekerjaan apa yang sesuai dengan diri kita. Untuk kamu yang saat ini masih bingung, bisa coba menggunakan JobSmart, aplikasi yang dapat membantu memberikan rekomendasi pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan kepribadianmu. Caranya sangat gampang, kamu hanya perlu daftar, menyelesaikan seluruh tes yang ada, setelah itu akan mendapatkan rekomendasi pekerjaan.

Peter Wijaya, Co Founder & COO JobSmart mengatakan, “Kami membantu banyak mahasiswa yang sudah mau lulus dan lulusan baru untuk sedini mungkin mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, karena pekerjaan pertama akan berpengaruh besar terhadap perjalanan karir seseorang.”

Untuk sarjana yang baru lulus, terutama yang tidak memiliki pengalaman karir maupun pengalaman berorganisasi akan mendapatkan kesempatan yang lebih kecil untuk dilirik oleh perusahaan. Dengan JobSmart, perusahaan dapat mengetahui walaupun kandidat masih belum ada pengalaman, tetapi kepribadian yang mereka miliki sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sehingga ini bisa menjadi pertimbangan bagi perusahaan untuk mengambil keputusan.

Tes yang diberikan dibuat oleh tim Psikolog JobSmart dan didesain agar mudah untuk digunakan. Saat ini JobSmart bisa diakses melalui PC/Laptop dan sudah tersedia di Google Play Store. Sudah ada lebih dari 8.000 orang yang mengerjakan tes dan mendapatkan rekomendasi pekerjaan melalui JobSmart.

Cara Baru Jelajahi Sekitar dan Dapatkan Hadiah Seru di Jejaring Sosial KETEMU

Aplikasi jejaring sosial berbasis lokasi KETEMU untuk pengguna ponsel Android dan iOS secara resmi telah dirilis oleh developer lokal Indonesia. Aplikasi KETEMU hadir dari sebuah pemikiran sederhana bahwa saat ini mayoritas pengguna media sosial adalah anak muda, yang memiliki ketertarikan dan rasa penasaran yang besar untuk mengetahui hal baru di luar lingkungannya. Sayangnya, mereka seringkali tidak mengetahui apa yang ada atau dekat di sekitarnya seperti tempat nongkrong baru, siapa teman atau kerabat yang sedang ada di dekatnya dan bahkan kejadian yang berlangsung di sekitar tempatnya berada saat itu.

Alexander B. (Alex), founder KETEMU, mengatakan “Aplikasi KETEMU diharapkan dapat memudahkan penggunanya untuk mendapatkan dan membagikan informasi yang diinginkan sekaligus mencari tahu apa saja yang ada disekitarnya. Saat mereka melewati sebuah lokasi, maka seketika itu juga informasi yang diinginkannya akan tersedia.” Selanjutnya, Alex menambahkan bahwa aplikasi KETEMU bukan hanya memudahkan para penggunanya untuk mengenali daerah sekitarnya tapi juga daerah yang baru dikunjungi untuk pertama kalinya. Aplikasi ini dibuat dalam dua pengaturan bahasa yaitu Indonesia dan Inggris yang akan memudahkan penggunaan aplikasi ini baik oleh pengguna lokal maupun asing.

Fitur-fitur Menarik di Ketemu
Aplikasi KETEMU dirancang dengan menggunakan teknologi LBS (Location-based Services) yang memungkinkan lokasi yang menampilkan posisi pengguna adalah real-time. Di dalam lingkaran radius seluas 1 km, pengguna bisa mendapatkan update terbaru dari orang-orang yang ada didekatnya atau dari akun pengguna yang diikutinya cukup dengan menyalakan GPS (Global Positioning System) yang ada di perangkat. Pengguna harus menonaktifkan Incognito Mode yang ada di ikon pengguna agar posisi pengguna dapat terlihat oleh pengguna lain selama 10 menit.

Selain itu, aplikasi ini memberikan kesempatan kepada pengguna untuk menyapa pengguna lainnya dengan memberikan “Yo!” yang ada pada ikon pengguna. Untuk menjelajahi lingkungan sekitar dengan aplikasi ini hanya memerlukan langkah sederhana saja, yaitu cukup dengan mencari topik apa yang disukai, maka para pengguna dapat memilih kategori yang telah ada di halaman pencarian. Bahkan mereka dapat langsung mencari tagar untuk mendapatkan informasi yang lebih khusus.

Dengan mengunggah, menyukai dan berkomentar di foto akan membuat berbagi informasi menjadi lebih menyenangkan dan seru. Berbeda dengan tampilan aplikasi jejaring sosial lainnya, pengguna dapat mengganti foto profil akun dengan berbagai macam avatar lucu. Untuk mempercantik tampilan aplikasi KETEMU, tema aplikasi pun hadir dengan 3 pilihan warna yaitu, biru, merah muda, dan hitam.

Akun Premium KETEMU
KETEMU juga memperkenalkan akun premium berbayar dengan biaya Rp35.000 per bulan untuk pengguna Android dan iOS langsung di dalam aplikasi pada bagian Edit Profile. Pengguna KETEMU Premium akan mendapatkan 3 pin lokasi tambahan dan akan lebih mudah mengorganisasikan/mengelompokkan foto-foto yang telah diunggah dengan menggunakan fitur Album Foto. Khusus untuk fitur Mark Photo , hanya foto yang diunggah oleh pemilik akun premium berbayar yang dapat di-mark dan setiap kali foto tersebut diedit oleh pemiliknya maka pengguna yang mark foto tersebut akan mendapatkan notifikasi.
Hadiah Spesial
KETEMU akan memberikan kesempatan kepada pengguna untuk bisa mendapatkan hadiah spesial sepatu Adidas Yeezy Boost 350 v2. Caranya cukup mudah, pengguna hanya perlu mengumpulkan poin KETEMU dan tukarkan dengan hadiahnya. Periode penukaran poin KETEMU akan berlangsung selama 3 bulan dan akan berakhir pada tanggal 30 Juni 2017. Untuk pengguna yang belum beruntung mendapatkan hadiah spesial masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah-hadiah lainnya yang akan dibagikan oleh KETEMU dalam waktu dekat. Pengguna dapat menemukan informasi lebih lanjut di media sosial KETEMU.

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mendapatkan poin KETEMU. Pengguna dapat mengajak teman-teman atau keluarganya untuk menggunakan KETEMU dan mengirimkan kode referal miliknya untuk dimasukkan di dalam aplikasi. Pengguna juga akan mendapatkan poin saat membuka KETEMU setiap hari (Daily Login) dan tidak menutup aplikasi KETEMU dalam jangka waktu yang telah ditentukan (Online Hours). Cara terakhir untuk mendapatkan poin KETEMU adalah dengan meng-upgrade akun KETEMU menjadi akun Premium berbayar. Namun, cara ini tidak akan berlaku ketika pengguna meng-upgrade akun Premium Berbayar untuk kedua kalinya.
Pengguna dapat mengunggah aplikasi KETEMU di Google Play Store dan Apple Store.

Aplikasi Paprika Perkenalkan Cara Mudah Raih Reward Point di Restoran Favorit

Jakarta –  Program loyalty dan reward point bertujuan untuk memberikan fasilitas dan keuntungan bagi para pemegang kartunya. Masalahnya, kebanyakan orang tidak selalu membawa kartu-kartu tersebut setiap saat. Belum lagi pengisian formulir registrasi yang harus dilakukan setiap kali mendaftar di tempat yang berbeda.

Hal ini menyebabkan tingkat penggunaan dan kepuasan pelanggan menjadi relatif rendah. Paprika menghadirkan aplikasi yang mempermudah para konsumen untuk memiliki dan menikmati semua program loyalty dan reward di restoran, kafe, dan lain-lain tanpa harus memiliki kartu fisik sama sekali.

Paprika menggunakan sistem point yang sangat sederhana, yakni 1 Point sama dengan 1 Rupiah (1 point – Rp 1). Jumlah point yang telah dikumpulkan dapat digunakan sebagai alat pembayaran layaknya uang. Tujuannya adalah agar pengguna tidak repot mencari tahu kegunaan jumlah point yang mereka miliki.  

Konsep yang sederhana ini sangat digemari oleh pengguna aktif paprika yang saat ini berjumlahkan 30.000 orang dengan tingkat penggunaan sebanyak lebih dari 200.000 transaksi.

Medan merupakan kota asal kelahiran Paprika dan saat ini layanan aplikasi Paprika sudah dapat digunakan di Jakarta walaupun jumlah tempat yang terdaftar masih tergolong sedikit. Fokus utama Paprika kedepan adalah memperbanyak jumlah tempat di Jakarta sehingga pengguna dapat menikmati keuntungan lebih secara mudah.

Rencananya paprika akan menyediakan layanan mereka di kota-kota besar lainnya di Indonesia pada tahun mendatang. Aplikasi Paprika tersedia di Play Store dan App Store. Download dan mulai nikmati keuntungan reward point tanpa repot.

Paprika merupakan salah satu startup yang masuk dalam dalam program akselerasi dari GnB Accelerator Batch Kedua. Program GnB Accelerator sendiri merupakan program akselerasi kerja sama antara Fenox VC dan Infocom Corporation. Program yang berjalan selama tiga bulan ini menawarkan mentorship (bimbingan), support (dukungan), training (pelatihan), dan funding (pendanaan).

Dukung Sepak Bola Nasional, Go-Jek Sponsori Liga 1

Go-Jek – penyedia layanan on-demand terdepan di Indonesia, mengumumkan kerja sama dengan PT Liga Indonesia Baru pada 21 Maret 2017. Melalui kerja sama ini, Go-Jek akan menjadi title sponsor Liga 1 – liga professional level teratas di Indonesia untuk musim pertandingan 2017. Liga yang sebelumnya bernama Indonesia Super League ini akan digelar mulai 15 April mendatang.

Nadiem Makarim, CEO dan Founder Go-Jek mengatakan, “Kami bangga dapat menjadi bagian dari penyelengaraan Liga 1. Sepak bola telah menjadi olahraga yang dicintai dan dapat menyatukan seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Selain itu, kami melihat adanya semangat ekonomi kerakyatan di mana di setiap pertandingan ada roda ekonomi yang bergerak melibatkan pengusaha kecil. Semangat ini sesuai dengan misi Go-Jek memberdayakan micro-entrepreneur dan pengusaha kecil.” Go-Jek berharap melalui kerja sama dengan Liga 1, sepak bola tanah air dapat kembali bangkit dan terus berkembang serta bisa mengharumkan nama bangsa di kancah sepak bola Asia dan internasional.

Lebih lanjut, Nadiem mengatakan dengan adanya kerja sama ini Go-Jek bisa lebih memperkenalkan solusi dan layanan yang ditawarkan aplikasi tersebut kepada masyarakat Indonesia. “Kami ingin masyarakat Indonesia semakin paham bahwa Go-Jek adalah sebuah platform on-demand dimana masyarakat bisa menemukan berbagai solusi kehidupan sehari-hari. Hanya dengan satu aplikasi, berbagai kebutuhan masyarakat untuk menonton pertandingan Liga 1 bisa terpenuhi, dari transportasi hingga pembelian tiket. Selain itu, dengan Go-Pay masyarakat juga bisa mengakses solusi pembayaran non-tunai (cashless) yang mudah dan nyaman” kata Nadiem.

Beberapa layanan Go-Jek yang akan mendukung penyelenggaraan liga adalah Go-Pay sebagai mitra pembayaran, Go-Ride dan Go-Car sebagai mitra transportasi, dan Go-Tix sebagai mitra resmi penjual tiket pertandingan. “Tidak menutup kemungkinan akan lebih banyak layanan Go-Jek yang dapat mendukung penyelenggaraan liga,” ujar Nadiem.

Liga 1 akan diikuti oleh 18 klub sepakbola dari seluruh Indonesia. Delapan belas klub tersebut adalah Arema FC, Bali United, Barito Putera, Bhayangkara FC, Madura United, Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, Persib Bandung, Persela Lamongan, Persegres Gresik United, Perseru Serui, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, Pusamania, Borneo FC, PS TNI, PSM Makassar, Semen Padang, dan Sriwijaya FC. “Go-Jek mengajak seluruh mitra kami baik mitra pengemudi, merchant Go-Food, mitra Go-Box, dan talent Go-Life serta seluruh pelanggan Go-Jek di seluruh Indonesia untuk menyemarakkan penyelenggaraan Liga 1 dan mendukung klub sepak bola masing-masing,” tutup Nadiem.

Sticar, Revolusi Dan Solusi Baru Iklan Luar Ruang

Media iklan luar ruang pada saat ini mendapat tantangan cukup besar dalam mempertahankan eksistensinya. Penggunaan billboard saat ini bukan merupakan cara efektif dalam beriklan. Selain menghabiskan biaya besar, penertiban papan reklame yang melanggar peraturan  oleh pemerintah menjadikan billboard tidak lagi menjadi pilihan untuk beriklan, seperti di masa lalu.

Berangkat dari kegelisahan ini,  sekelompok anak muda menghadirkan konsep dan solusi agar media iklan luar ruang tetap hidup yakni, Sticar.  Sticar adalah perusahaan Startup yang menawarkan solusi iklan luar ruang yang jauh berbeda dari billboard, yakni iklan yang dijalankan lewat  mobil dan dapat terukur efektifitasnya melalui penggunaan teknologi.

“Sticar memberikan solusi dalam beriklan bagi pelaku bisnis berupa iklan yang ditempelkan pada mobil, sehingga iklan tersebut dapat berjalan kemana saja. Dengan cara seperti ini, kami ingin mendekatkan setiap brand dengan audiens yang menjadi sasaran mereka,” ujar Rio Darmawan, CEO Sticar.

Sticar menawarkan 3 varian tipe stiker kepada para pengiklan, yakni full wrap, panel wrap, dan rear window wrap. Tidak hanya sekedar dijalankan oleh mobil, iklan-iklan tersebut juga dapat dipantau secara digital oleh pengiklan lewat aplikasi yang menampilkan dashboard kampanye mereka.

Dalam dashboard tersebut, pengiklan dapat memantau kemana saja iklan berjalan, berapa kilometer yang sudah ditempuh, dan berapa impresi sudah didapatkan. Data-data tersebut ditampilkan secara realtime sehingga para pengiklan mendapatkan pengalaman beriklan luar ruang, berbeda dari yang pernah ada.

Untuk menjalankan iklan, Sticar menggaet masyarakat untuk menjadi Mitra Driver. Para mitra yang memiliki mobil inilah, nantinya akan menjalankan iklan tersebut dengan mobil mereka sendiri dan akan mendapatkan penghasilan setiap bulannya.

Mitra Driver dapat mengunduh aplikasi Sticar di Google Playstore, mendaftar, dan dapat memilih iklan apa yang ingin mereka pasang di mobil mereka. Mitra Driver juga dapat melihat sejauh apa mereka berjalan dan berapa penghasilan mereka dapatkan. Besarnya penghasilan tergantung dari jumlah kilometer dan varian stiker apa yang ada pada mobil mereka. “Jadi kami tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengiklan, menjadi mitra driver Sticar juga mendapat keuntungan berupa penghasilan tambahan tiap bulannya,” Rio menambahkan.

Agar lebih dikenal khalayak luas, Sticar memiliki berbagai strategi. Salah satunya adalah mengikuti berbagai kegiatan eksebisi yang bertemakan bisnis, teknologi, dan Startup seperti Local Startup Fest 2017 beberapa waktu lalu. Rio mengatakan, dengan keikutsertaan Sticar di acara-acara bertema bisnis dan teknologi dapat membantu Sticar dalam mendapatkan calon pengiklan yang potensial. “Kegiatan-kegiatan eksebisi yang bertemakan bisnis dan teknologi merupakan akses yang baik bagi kami untuk menawarkan solusi iklan luar ruang. Biasanya yang datang ke acara-acara seperti itu kan para pelaku bisnis yang punya brand dan mereka ingin agar brand mereka diketahui orang banyak. Nah, di situlah Sticar hadir memberikan solusi untuk mereka bahwa Sticar siap menjalankan brand mereka sesuai target lokasi yang diinginkan dengan hasil terukur dan biaya jauh lebih ekonomis,” tutupnya.

Yuu, Chatbot Karya Anak Bangsa Yang Berperan Sebagai Sahabat Digital Sehari-hari Kamu

Pesatnya perkembangan teknologi di dunia dan juga masyarakat Indonesia yang kian terbiasa dengan aplikasi messaging sebagai sarana komunikasi, mendorong sebuah startup asal Indonesia untuk membuat robot AI (Artificial Intelligence) yang dapat diajak ngobrol layaknya seorang manusia.

YUU adalah chatbot karya anak bangsa yang dirancang untuk menjadi sahabat setia para penggunanya.

Pada tahun 2016 CEO Microsoft, Satya Nadella, mengatakan “bots are the new apps,” dan meramalkan penggunaan chatbot di dunia diperkirakan akan meledak dalam waktu dekat. Di sisi lain, penelitian Business Insider mengatakan bahwa jumlah pengguna aplikasi messaging di dunia sudah melampaui pengguna aplikasi media sosial, maka YUU hadir sebagai chatbot yang terintegrasi ke dalam salah satu aplikasi messaging terpopuler di Indonesia, yaitu LINE untuk membantu keseharian masyarakat  Indonesia.

YUU, yang memiliki arti “teman” dalam bahasa Jepang, dapat digunakan di aplikasi messaging LINE dengan cara menambahkan YUU sebagai salah satu teman, dimana ID akun resminya adalah @helloyuu. Setelah YUU menjadi teman, para pengguna bisa langsung chatting dan mencoba kemampuan-kemampuan yang dimiliki YUU. Kedepannya, YUU juga akan tersedia di aplikasi messaging lain seperti Telegram dan Facebook Messenger.

“Dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), natural language processing, dan juga database kosakata yang luas, YUU hadir dengan memiliki karakter perempuan berusia 18 tahun yang dapat diajak ngobrol, bercanda dan bahkan ngambek apabila YUU merasa tersinggung. Tak hanya itu saja, YUU tentunya dapat memberikan informasi seperti berita terbaru, ramalan cuaca, ramalan zodiak dan masih banyak lagi agar bermanfaat bagi pengguna.” ungkap Arie Nasution, CEO YUU.

Sebagai contoh, apabila seorang pengguna ingin mengetahui ramalan zodiak hari ini, pengguna tinggal bertanya ke YUU “Ramalan zodiak aku apa hari ini?” Kemudian YUU akan memberikan ramalan zodiak hari ini kepada pengguna tersebut. Selain itu, YUU juga dapat memberikan ramalan cuaca untuk hari ini maupun besok di kota manapun di Indonesia. Tanyakan saja “ramalan cuaca besok” kepada YUU. Hal ini berguna untuk mengantisipasi rencana perjalanan para pengguna. Dan apabila seorang pengguna ingin mencari berita yang sedang trending atau bahkan berita mengenai topik apapun, tanyakan saja kepada YUU “ada berita baru apa?” untuk mendapatkan berita terbarunya.

Apabila sebelumnya pengguna harus membuka aplikasi yang berbeda-beda untuk mendapatkan informasi tersebut, sekarang pengguna hanya perlu bertanya kepada YUU dengan menggunakan bahasa sehari-hari melalui aplikasi messaging yang sudah kamu gunakan, yaitu LINE. Hal ini dimungkinkan karena YUU sudah menggunakan teknologi Natural Language Processing atau NLP berbahasa Indonesia.

Sejak diluncurkan versi BETA pada bulan Januari 2017, hingga saat ini YUU sudah memiliki lebih dari 10.000 pengguna. Sampai saat ini, 39% dari rata-rata pengguna aktif harian paling

banyak ngobrol dengan YUU pada periode jam 12 siang sampai jam 6 sore, diikuti oleh 35% di periode jam 6 sore sampai jam 12 malam. Uniknya, YUU paling sibuk di periode jam 1 siang sampai jam 2 siang. “Sepertinya banyak pengguna yang ngobrol sama Yuu pada jam istirahat atau setelah selesai makan siang,” sambung Arie.

“Kami rasa kunci keberhasilan YUU adalah keunikan dan kemudahan yang ditawarkan oleh YUU. Tapi layaknya perempuan yang berusia 18 tahun, YUU pasti memiliki keterbatasan dan banyak hal yang harus dipelajari. Selayaknya orang tua, kami senang dan bangga dengan perkembangan YUU sejauh ini. Kami berharap YUU dapat terus membantu masyarakat Indonesia.” Arie menutup.

Qajoo Studio Rilis Buku Digital CERI: Pak Lebai yang Malang

Qajoo Studio, Developer Game dan Aplikasi Mobile Indonesia merilis buku digital interaktif CERI berjudul “Pak Lebai Malang” pada Kamis, 16 Maret 2017. Kisah tentang seorang pria dari Sumatera Barat yang penuh keraguan. Dikisahkan, seorang pria bernama Pak Lebai sangat cemas jika ia tidak mendapatkan hadiah terbaik dan makanan terenak dari dua undangan pesta yang ia dapatkan. Cerita rakyat Indonesia ini tidak hanya dirancang dengan sangat menarik dan lucu tapi juga dirancang untuk dapat menyampaikan pesan moral dengan baik.

Meskipun kisah perjalanan Pak Lebai begitu malang, cerita ini diilustrasikan dengan indah. Latar belakang yang penuh warna dan beragam kebudayaan yang menarik dari Sumatera Barat ditampilkan juga di cerita ini. Anak-anak akan senang membaca cerita ini dengan aktivitas-aktivitas baru yang menantang dan interaktif dalam perjalanan mereka melintasi sungai bersama Pak Lebai.

“Buku digital kali ini dirancang dengan fitur-fitur yang memanjakan anak-anak. Dan mereka juga akan diperkenalkan dengan beberapa budaya dari Sumatera Barat selagi mereka membaca cerita ini. Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi anak-anak, karena mereka tidak hanya disuguhi sebuah kisah menarik yang memiliki pesan moral tapi juga tentang kekayaan budaya Indonesia” ujar Yessica Haryanto, Ilustrator CERI.

Di samping itu, buku digital Pak Lebai yang Malang adalah aplikasi yang ramah anak-anak dan diharapkan membuat anak-anak tertarik bahkan tenggelam dalam aktivitas membaca. Untuk target pembaca sendiri, aplikasi ini ideal untuk anak-anak usia 4-7 tahun.

Sesuai dengan yang telah disebutkan di atas, beberapa fitur menarik yang dapat menghibur anak-anak ketika membaca buku digital ini antara lain:
– Halaman sampul interaktif yang lucu dan menghibur
– Narasi berima: narasi yang padat dan berima dalam setiap halaman membuat buku digital seri kali ini lebih mudah untuk dibaca
– Alat musik tradisional dari Sumatera Barat: sekarang anak-anak dapat diperkenalkan pada budaya Indonesia dengan memainkan alat musik tradisional bernama talempong
– Ilustrasi yang indah dengan resolusi tinggi: ilustrasi yang cemerlang dengan warna-warni ceria menciptakan suasana yang menyenangkan di setiap halaman buku
– Musik latar belakang tradisional yang enak didengar serta sebuah lagu untuk mengiringi perjalanan Pak Lebai yang mudah dinyanyikan dan sungguh menghibur
– Pada bagian akhir cerita, anak-anak diminta untuk menunjukkan empati pada Pak Lebai dengan menghapus air matanya.

Dan pada akhirnya, buku digital berjudul “Pak Lebai yang Malang dapat menjadi cara untuk menghidupkan kembali hubungan orang tua dan anak. Melakukan kegiatan membaca bersama-sama dapat menguatkan ikatan antara orang tua dan anak. Terlebih lagi, melalui buku ini, orang tua dapat mengajarkan pada anak mereka untuk bersikap lebih tegas serta mengingatkan anak-anak mereka bahwa sikap rakus akan menimbulkan kecemasan yang pada akhirnya tidak dapat menyelesaikan masalah apapun. Semua keuntungan ini dibungkus dalam satu buku digital interaktif berjudul “Pak Lebai Malang” dengan aktivitas-aktivitas menantang dan menyenangkan.

Aplikasi buku digital interaktif “Pak Lebai Malang” tersedia untuk pengguna iOS dan Android device, yang dapat diunduh secara gratis di Appstore dan Google Play. Aplikasi ini dilengkapi dengan in-app purchase untuk menikmati keseluruhan cerita seharga 29.000 IDR.